Sabtu, 01 Mei 2010

"KeMatian yang tak bisa didikte"

“KEMATIAN YANG TAK BISA DIDIKTE”
Oleh:Ahmad Ridho

Sebulan ini tepat di daerah saya sudah hampir 15orang meninggal dunia, berturut-turut hanya selisih seminggu, 3 hari, bahkan ada yang 2 hari. Seperti sudah diabsen saja tinggal tunggu kapan dipanggilnya,jam berapa dan baik atau nggak wafatnya-merinding ih…-. Ada yang sudah usia lanjut, remaja, dan bayi dibawah lima tahun(balita).

Barangkali kita perlu diingatkan pada setiap kematian didekat sekitar kita. Ya, kematian tak kenal tua,remaja, bakan balita..kematian ya kematian yang akan hadir dalam setiap manusia ,entah kapan jatah kita..pertanyaannya adalah. Sudah siapkah kita,jika tiba-tiba malaikat izroil datang tiba-tiba?(wow!! Serem,kaya apa rupanya ya)...

Jika saja kita bisa tau kapan akhir usia kita, kapan malaikat mampir kerumah kita..ehm. enak bener ya..bisa Tanya dlu tuh sama malaikat apa kita masuk surge apa nerak(kata orang betawi punya)…ya kalo masuk surge bisa tenang-tenang aje deh,,kalo masuk neraka kudu banyak persiapan deh.ibadah yang getol,berbuat baik sesame orang, beramal sebanyak-banyaknya,,pokokn
ya memberikan yang terbaik deh…tapi itu semua nggak mungkin sob!!..ya jika saja kematian bisa kita ketauhi,,andai saja kematian bisa kita dikte ya kapan datangnya…mungkin banyak orang yang semena-mena..mentang-mentang masih jauh kematiannya, mau bebruat enak dlu ,sdah dekat baru taubat…enak bangat cing!!

Itulah kenapa kematian tidak ALLAH beri tahu kepada hamba-hambnya..rasulullah pun gak tau,,eh tapi saya jadi inget,rasulullah pernah diberi tahu dalam shirohnya deh. Dimana ketika kematian semakin dekat pada rasulullah saw,sang malikat pencabut nyawa(izroil) datang menemui rasulullah.dalam ceritanya terjadi percakapn antara si malaikat dan rasullullah. Sang malaikat bertanya perihal dirinya datang menemui rasulullah saw.dan rasulullah menyambutnya dengan senag hati. Ada tawar menawar dalam pencabutan ruh sang manusia agung itu.malaikat izriol menawarkan jika rasulullah ingin tdk dicabut sekarang dan menambah umunya sangat bisa dan akan dikabulkan langsung ,itu ditawarkan oleh malikat izroil atas perintahNYA loh..-enak benerkan-.tapi apa kata rasulullah, biarlah takdir kematianku tiba.luar biasa!!..sobat sekalian, itu rasulullah sang manusia agung dialam jagad raya ini..boleh dong kalo ALLAH menawarkan rasa cintaNYA kpada sang kekasihNYA(red.RAsulullah SAW),mungkin ga sich kita diberlakukan seperti Rasulullah SAW, mungkin ga sih…..ya mungkin aja, kenapa tidak, tapi sangat lah beda perlakuannya.mang kita siap dijumpai malaikat IZROIL apa..hehe..kalo para ulama sebelum datangnya kematian memang sudah ditandai 40 hari sebelumnya-kata ustad saya loh-..tapi itu memang bener loh sudah dialami oleh sebagian orang-orang terdekat ulama.,bukan ulama aja,tapi kita-kita juga loh..kalian cari tau ya.(pe-er ya)

Oke sob!!intinya adalah bagaimana dengan persiapan kita??….sengaja ALLAH tidak member itahukan kematian adalah agar ALLAH tau siapa kita sebenarnya, apa manusia yang sllu ingat padaNYA, apa manusia yang lalai dariNYA..nau’udzubillah jika saja dalam bermaksiat ALLAH mencabut nyawa kita,karena keinginan kita jka dalam melakukan amal kebaikan ALLAH mencabut nyawa kita-itu yang kita harapkan-

Kita ingat betul saat terjadinya tsunami di ACEH,berapa ratus ribuan orang tak luput dari bencana itu.banyak para ulama,orang baik, bahkan para orang maksiat juga habis digilas bencana itu.bagaimana pendapat anda..orang baik aja bisa wafatnya seperti itu yah,,eits,,jangan berfikir jelek dulu sob..kita ingat tausyiah ustad kita nggak. Bencana yang terjadi pada orang maksiat disebut AZAB, bencana yang terjadi pada orang soleh disebut ujian, nah kalo kedua-duanya disebut peringatan…peringatan buat orang-orang yang masih hidup barang tentu..artinya, kematian itu bisa datang kapan saja,mau siap atau tidak siap..iya nggak!!

Ya begitu lah sobat sekalian, sekarng mumpung kita belum pada di cabut nyawa kita ..yuuk kita berbuat amal sebanyak-banyaknya –Menasihati diri-..karena kita nggak tau kapan kematian itu datang,,siap nggak siap harus mempersiapkan bukan,karena ketahuilah sob,alam kubur adalah baru pintu akhirat. Jikadi alam kubur kita disiksa yang berkepanjangan,apalagi di akhirat kelak…mnah kalo kita senang di alam kubur,pastinya kita senang dong di alam akhirat sana..SURGA BARANG TENTU SOB!!

Yuk sama-sama kita berikan yangterbaik buat diri kita..

Semoga ALLAH mengampuni dosa-dosa kita baik yang lalu maupun yang akan datang….amiin….

Salam penulis

Walau Kecil, Tapi masuk SURGA,,

Walau kecil,tapi masuk syurga

Oleh ; Ahmad Ridho

Halo kawand-kawand, apa kabar??semoga sehat-sehat aja ya….amiin. kali ini saya ingin coba mengingatkan kita semua dengan judul “walau kecil,tapi masuk syurga”….nah loh!! Pada bingung deh,apa maksudnya? Saya aja juga bingung-sambil garuk kepala-..iya ,dengan judul ini mudah-mudahan jadi bahan diskusi kita nih….apa sih kira-kira ”walau kecil tapi masuk surga”.sebelumnya saya mau ceiita dulu deh,,

Tau ga frend,cerita sahabat rasulullah yang berkulit hitam lekat,dari kaum budak dan manusia pertama yang mengumandangka adzan,sahabat yang setia mendampingi rasulullah SAW dalam menegakkan kejayaan islam pada masanya di negeri mekkah itu.pasti kita tau,,ialah BILAL BIN RABAH.ingatkan!.sahabat nabi yang dalam keistiqomahan selalu mengucapakan “ahad,,,,ahad,,,ahad;’’ketika tubuhnya harus di bebani dengan batu besar oleh kaum quraisy. Siksaan yang memaksakan dirinya untuk keluar dari agama nabi Muhammad saw. Dengan keistiqomahannya tak satu pun kata terlontarkan untuk keluar-murtad-dari agamanya islam. Kalau ada yang belum tau baca shiroh sahabt ye-sambil mengingatkan diri-..

Saat ini kita tidak membahas secara dalam siapa bilal bin rabbah. Tapi saya ingin bercerita dari sisi lainnya. Ialah bilal sahabat yang sudah dikenal dikalangannya sebagai penghuni syurga,rasulullah yang pertama kali menyampaikan hal ini. Yang paling takjub adalah rasulullah pernah berkata sesungguhnya Trompah bilal bin rabbah sudah terdengar disurga sana.apa sich trompah,trompah itu sebutan dari “sandal”.sandal yang sehari-hari kita pakai itu loh,tau kan….nah loh koq bisa yah sandal nya duluan mauk surga.keren yah,koq bisa yah.saya juga gak tau kenapa bisa begitu..yang jelas hanya ALLAH dan Rasulnya yang mengetahui.

Ternyata sobat sekalian orang yang dikenal berkulit hitam ini salah satu diantara sahabat yang memiliki amalan yang dicintai oleh ALLAH SWT. Amalan yang tak pernah terputus,istimror dan istiqomah..amalan sederhana dan mungki kecil dimata kita. Hanya selalu berwudhu dan sholat sunnah dua rokaat setelah wudhu.beliau tak pernah lepas dari yang namanya selalu mensucikan diri dengan berwudhu.amalan yang dilakukan bukan hanya sekali jika ia mau dan sempat, selalu dilakukan dengan istimror(berkelanjutan) dan istiqomah.itu kuncinya.

Bukankah allah mencintai amalan yang kecil tapi dilakukan dengan terus menerus dn konsisten..daripada melakukan amalan besar tapi hanya sesaat. Contoh,hari ini kita tilawah qur’an satu juz, tapi besok, lusa ,quran tdk kita sentuh lagi untuk dibacanya.bukan kah itu hanya sesaat saja. Bener tdak..lebih baik baca qur’an 2 lembar tapi terus bertahan dan konsisten sampai besok,lusa dana seterusnya tetap membaca qur’an walau hanya 2 lembar, bukan kah ALLAH lebih menyukainya…tapi,.eits.tunggu, yang pasti kalo kita sanggup 1 juz itu lebih baik lagi frend..ok.

Kalo bilal bin rabbah bisa mendapat gelar calon penghuni surga, ya dikarenakan beliau memiliki amalan unggulan. Amalan unggulan yang sudah menjadi kebiasaan sehari-harinya,amalan yang selalu menjadi nafas baginya, istimror dan istiqomah..nah amalan unggulan ninlah yang ternyata menjadi andalannya masuk surga..keren kan frend!!

Nah,sekarang peratanyaannya ,amalan unggulan apa yang kita punya? amalan yang bisa mengantarkan kita bisa masuk syurga kelak..ayo dipikr-pikir.kalo belum punya harus punya, jka sdah sudah punya harus dipertahankan. Bukankah kita ingin seperti sahabat yang satu ini,sandalnya aja bisa terdengar disurga..nah kalo kita apa ya, baju, jilbab atau peci yang sudah terdengar duluan disurga nanti.lah koq ngaco ya….ya mungkin saja.kenapa tidak!!

Memang frend, kita sama-sama tau masuk surga itu tdk mudah, tapi bnyak peluang untuk masuk surga. Daripada masuk neraka, tapi jaman sekarng masuk surga gratis gak ada yang mau, masuk neraka bayar pada mau ya..koq bisa begitu ya,,yah kita liat aja.apa pernah kita sholat dimasjid dipungut biaya,apa pernah kita puasa dimintai uang pembayaran,berzikir,istigfar itu semua bukan gratis frend…tapi kenapa banyak yang enggan melakukannya yah padahal surge jaminannya...nah kalo neraka bayangin, sudah mahal banyak yang berminat pula.mau minuman khamr harus beli dlu, ke bar pake uang, mau tempat bordir bayar mahal, bukannya serba pake uang dan mahal..tapi kenapa bnyak yang suka dengan neraka ya….hehehe.mudah-mudahan kita gak suka ya,,cari yang gratis aja deh..bukannya kita suka yang gratis-gratis tuh..

Kembali lagi pada topic,dari cerita bilal bin rabbah sudah terbayang apa yang mau kita lakukan, amalan apa yang kita mau buat,amalan unggulan apa yang jadi tiket surge kita..kita harus punya , jangan sampai tidak. Para sahabat ,tabi’in ,dan salafushholeh dulu memiliki amalan-amalan unggulan tersendiri..abdurrahman bin auf dikenal dengan orang yang dermawan, sa’ad bin abi waqos memiliki amalan unggulan selalu mengintropeksi diri sebelum tidur, dan yang keren adalah penakluk kerajaan konstatinopel ialah Muhammad al-fatih (berusia 17 tahun)konon dalam ceirtanya ia memliki amalan unggulan tak pernah ketinggaln sholat berjamaah, luar biasa!!dan masih banyak lainnya,,-cari sendiri ya-

Betapa pentingnya amalan-amalan unggulan itu sobat sekalian. Karena bisa jadi amalan unggulan yang kita punya walau kecil bisa menyelamatkan kita dari siksa neraka,dan bisa pula memberikan dampak buat kehidupan kita .entah dari sisi social maupun spiritual.amalan unggulan juga bisa menjadi bagian dari ptrotect diri kita untuk mlakukan maksiat..nah kalo begitu mulai hari ini,detik ini kita harus mencari amalan terbaik kita yah…ingat walau KECIL tapi istimror(terus-menerus)dan konsisten……TENTUKAN PILIHAN MU SEKARANG JUGA!!

Oke sob mungkin hanya itu yang sya bisa berikan semoga bermanfaat..

Allahu’alam bishowab…

Sabtu, 17 April 2010

KASIH KEKASIH

Tak perlu aku ragui..

Sucinya cinta yang kau beri..

Kita saling kasih mengasihi..

Dengan sepenuh hati..


Ayah ibu merestui..

Menyarung cincin di jari..

Dengan ramat dari Illahi

Cinta kitapun bersemi..


**Sebelum di hijab kabulkan

Syariat Tetap membataskan..

Pelajari ilmu rumah tangga

Agar kita lebih bersedia

Menuju Hari yang bahagia..


Kau tau ku merinduimu..

Ku tau kau mencintai ku ..oh kasih

Bersabatlah sayang saat indah kan menjelma jua..

Kita akan disatukan, dengan ikatan PERNIKAHAN oh kasih..

Disana kita bina tugu cinta mahligai bahagia….


Semoga cinta kita, di dalam ridhoi ILLAHI

Berdoa lah selalu moga jodoh perpanjangan….

Rabu, 14 April 2010

Mendidik Dengan Cinta


"Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu” (QS.Ali Imran: 159). Mendidik adalah tugas utama orang tua. Keduanya-lah yang akan membuat anak bertumbuh kembang, baik fisik, mental, pengetahuan, bahkan keimanan. Namun, dalam mendidik anak, terkdaang kita sering memarahinya ketimbang mengasihinya. Kalimat perintah dan larangan seakan tidak lepas dari mulut kita. Yang lebih parah kita sering mengeluarkan kata-kata yang membuat perkembangan anak terhambat.

Rasulullah saw telah memberi contoh kepada kita bagaimana mendidik anak dengan cinta. DR. Maisarah Thahir berkata: Sarana tarbiyah (pendidikan) dengan cinta, atau bahasa cinta, atau abcd cinta, ada delapan, yaitu 1.Kosa kata cinta, 2.Pandang mata cinta, 3.Suapan cinta, 4. Sentuhan cinta, 5.Selimut cinta, 6. Pelukan cinta, 7. Ciuman cinta, 8. Senyum cinta.

Pertama: Kosa kata cinta Berapa kosa kata cinta kita ucapkan kepada anak-anak kita? Dalam sebuah kajian dikatakan: seorang anak dari bayi sampai ABG telah mendengar tidak kurang dari 16 ribu kosa kata buruk, namun, ia hanya mendengar ratusan kosa kata baik! Image yang tergambar dalam pikiran seorang anak tentang dirinya merupakan salah satu hasil dari omongan yang didengarnya, seakan sebuah kosa kata adalah sebuah kuas di tangan seorang pelukis, bisa jadi ia melukiskannya dengan warna hitam, bisa juga melukiskannya dengan berbagai warna indah. Jadi, kosa kata-kosa kata yang ingin kita ucapkan kepada anak-anak kita, harus yang baik, kalau tidak baik, jangan kita ucapkan Sebagian orang tua, sebagian kosa kata mereka merendahkan, menjelek-jelekkan, atau merendahkan ciptaan Allah, akibatnya terhadap anak adalah mengurung diri, permusuhan, ketakutan, tidak percaya diri Karena itu kita harus selektif dalam memilih kata-kata, karena kata sangat berpengaruh pada jiwa yang mendengarnya.

Kedua: pandang mata cinta Jadikan kedua mata kita tepat pada kedua mata anak kita, disertai senyuman, dan bergumamlah dengan suara tidak terdengar: “aku mencintaimu wahai si fulan”, sebanyak tiga atau lima atau sepuluh kali, jika hal itu disikapi oleh anakmu celaan, atau merasa aneh, dan ia berkata: “apa yang kamu lakukan wahai ayahku”, maka jawablah: “aku rindu kepadamu wahai fulan”. Jadi, pandangan mata, dan cara ini, mempunyai dampak dan hasil yang luar biasa.

Ketiga: suapan cinta Cara ini tidak bisa dilakukan kecuali seluruh anggota keluarga berkumpul di satu meja makan. janganlah menempatkan tv di ruang makan, agar terjadi interaksi dan pertukaran pandangan mata. Dan saat menikmati santapan makan, hendaklah orang tua berusaha menyuapkan beberapa suap ke mulut anaknya [dengan catatan, anak kelas V atau VI SD ke atas, pasti merasa bahwa cara ini tidak bisa mereka terima], jika sang anak menolak menerima suapan itu di mulutnya, maka letakkan pada sendok atau piringnya. Hendaklah saat menyuapi disertai dengan pandangan mata cinta diiringi senyuman, kosa kata indah dan suara pelan: “demi Allah wahai anakku, saya sangat ingin menyuapimu dengan suapan ini, ini adalah kurir cintaku wahai sayangku”, setelah ini, pasti dia mau menerimanya.

Keempat: sentuhan cinta DR. Maisarah berkata: saya nasihatkan agar orang tua memperbanyak sentuhan terhadap anaknya. Bukan sebuah kebijakan jika seorang ayah berbicara dengan anaknya pada dua kursi yang berbeda. Sebaiknya sang anak ada di sampingnya, dan hendaklah tangan sang ayah menempel di bahu anaknya (tangan kanan ada di bahu kanan). Kemudian DR. Maisarah menjelaskan cara nabi SAW menghadapi lawan bicaranya: “Nabi Muhammad SAW menempelkan kedua lututnya dengan lutut lawan bicaranya, dan meletakkan kedua tangan beliau di atas kedua paha lawan bicaranya, dan posisi menghadap secara penuh”. Sekarang terbukti bahwa sekedar sentuhan seseorang merasa dicintai dan kehangatan hubungan meningkat ke puncak tertinggi. Karenanya, jika hendak berbicara dengan sang anak, atau hendak menasihatinya, janganlah duduk berjauhan, sebab, dengan begini, terpaksa harus bersuara keras, dan [suara keras membuat sang anak lari, dan jika sang anak itu laki-laki, maka peganglah bagian pahanya, dan jika sang anak perempuan, maka peganglah bahunya, dan peganglah tangannya dengan penuh kasih sayang, letakkan kepala sang anak pada bahu sang ayah, agar ia merasa dekat, aman, dan tersayang, sambil katakan: “Aku bersamamu, aku akan memohonkan pengampunan untukmu jika kamu bersalah”.

Kelima: selimut cinta Hendaklah setiap malam seorang ayah atau ibu melakukannya, jika sang anak telah tidur, maka datangilah ia dan ciumlah, niscaya dia akan merasakan kehadiranmu, karena jenggot wajahmu yang biasa engkau bercanda dengannya, jika ia membuka satu matanya sedangkan yang lainnya masih terpejam dan ia berkata: “engkau datang wahai ayahku?” Maka katakan kepadanya: “Betul, aku datang wahai sayangku!”. Dan selimutilah dia Dalam pemandangan ini, sang anak akan berada dalam kondisi setengah sadar antara tidur dan tidak, dan pemandangan tadi akan tetanam dalam pikirannya, dan saat ia terbangun pada esok harinya, ia akan teringat bahwa semalam ayahnya datang dan melakukan ini dan itu. Dengan perbuatan seperti ini, menjadi dekatlah jarak antara orang tua dan anak, dan kita wajib dekat dengan anak dengan pisik dan hati kita.

Keenam: dekapan cinta Janganlah kita pelit dengan dekapan terhadap anak. Sebab, keperluan anak kepada dekapan sama dengan keperluannya kepada makanan, minuman dan udara, setiap kali ada yang terkonsumsi, niscaya diperlukan yang lainnya.

Ketujuh: ciuman cinta Rasulullah SAW mencium salah seorang cucunya; Hasan atau Husain. Perbuatan ini terlihat oleh al-Aqra’ bin Habis, maka ia berkata: “Apakah engkau mencium anak-anak kecil?!! Demi Allah, saya mempunyai sepuluh anak, tidak pernah aku mencium seorang pun dari mereka!! Maka Rasulullah SAW bersabda: “Kalau saja aku mempunyai kemampuan untuk mencabut kasih sayang dari dalam hatimu” Wahai para orang tua, ciuman kepada anak merupakan satu ekspresi kasih sayang, betul, kasih sayang yang menjadi focus ajaran Al-Qur’an, Allah SWT menjelaskan bahwa ia merupakan rahasia ketertarikan manusia kepada suatu keyakinan, dan jika kasih sayang ini hilang dari perilaku kita terhadap anak-anak kita, berarti kita telah menjauhkan mereka dari kita, baik kita sebagai perseorangan maupun kita sebagai para da’i, da’i Islam. Firman Allah SWT yang artinya: Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu” (QS.Ali Imran: 159).

Kedelapan: Senyum cinta Senyum yang kita pancarkan pada anak kita memiliki energi kuat dalam hatinya. Di dalamnya terkandung optomimisme, doa, bahkan sedekah. Penularan energy positif inilah sehingga seyum disamakan dengan sedekah. Inilah sarana-sarana cinta, siapa yang menerapkannya, niscaya mendapatkan cinta dari mereka yang berinteraksi dengannya. Sebagian orang tua saat dinasihati demikian berkomentar: “Kami tidak terbiasa”. Subhanallah!! Adakah kebiasaan itu tidak bisa diirubahnya? Bukankah Qur’an yang turun dari langit yang dapat merubah kaum Jahiliyah tidak bisa merubah sikap kita? Seberapa imankah kita dengan al-Qur’an? Sarana-sarana ini ibarat air, dengannya tanaman cinta akan tumbuh di dalam hati. Dan jika kita ingin dibaiki oleh anak kita, baikilah anak kita, dan sayangilah mereka. Perlu diketahui bahwa cinta tidak sama dengan tutup mata atau membiarkan kesalahan. Cinta justru peduli terhadap kesalahan dan kebaikan anak. Mulailah mencinta maka kita akan dicinta.

Wallahu a’lam.

(referensi ustad. M. Jamhuri, MA (the)

Minggu, 28 Maret 2010

Yakinlah..maka Kau akan sukses

oleh ;Ahmad Ridho

Yakin adalah sikap yang harus dimiliki setiap orang. Karena Sebuah keyakinan itu jadi satarter point untuk melakukan sikap atau keputusan.

Hal ini tentunya sikap dan keputusan kita untuk menatapi sebuah masa depan yang menurut kita sangat panjang.

Dalam keyakinan, seseorang akan bisa melangkah tanpa ada beban, yakin untuk bisa, yakin untuk maju, dan yakin untuk sukses.kalaupun ada beban sangat mudah untuk diatasinya dengan keyakinan.

Yakin dengan apa yang kita jalankan sudah menjadi kunci awal dalam kesuksesan pada tujuan kita. barang tentu keyakinan yang kita miliki harus disikapi dengan ikhtiar dan doa. Bukan hanya yakin saja tapi tanpa ada action yang kita perbuat..

Dengan yakin, sesorang bisa mencapai pada impiannya. Dengan yakin, bisa merubah seseorang menjadi tidak seperti orang lain pada umunya..

Banyak orang sukses berawal dari mimpi, dan mimpi itu disertakan dengan keyaikannya bahwa ia akan sukses, terbukti sudah banyak orang sukses tak terlepas dari keyakinannya dengan apa yang ia jalankan dan impikan akhirnya berhasil.

Mungkin problem saat ini, banyak pemuda dan orang-orang sedikit atas keyakinannya.

Yang membuat sikap kita berada dalam sikap ketakuatan akan ketidakberhasilan.

Kita bisa melihat dari mereka , seseorang yang cacat kedua tangannya menjadi motivator terkenal, seseorang yang cacat kakinya menjuarai lomba renang tingkat internasional, dan bahkan seseorang yang tidak memiliki kaki dan tangan bisa menjadi pelukis terkenal..luar biasa!!! sulit dibayangkan. padahal dalam ceritanya mereka dulu adalah orang-orang yang putus asa dan bahkan ingin bunuh diri atas kekurangannya itu.

Tapi kita bisa liat, dengan keyakinannya mereka bisa merubah segalanya yg tidak mungkin menjadi mungkin. Dengan keyakinan, hidupnya bisa meraih mimipi yang dicitakannya. . kekurangan pada dirinya bukan menjadi hambatan mereka untuk maju..bagi mereka, jika sudah bermimpi harus yakin mimpi itu akan terwujud kelak.jika sudah yakin, usaha untuk majupun akan trus dijalankan dengan kenkimatan yang dirasakan,tanpa ada rasa keluh kesah.

Kita sadari bersama, hidup ini adalah sebuah pilihan. Tentu pilhan untuk menjadi orang maju atau orang yang tertinggal. Pilihan yang menuntut kita untuk mengambil keputusan dlam pertarungan dimasa yang akan datang .jika salah memilih, maka kita akan menjadi orang yang tertinggal.jika kita tepat memilih maka kita akan menjadi orang yang maju untuk meraih masa depan.

Dalam hal ini satu keputusan yang kita ambil bukan serta merta begitu sja bisa sukses.terlepas dari benar atau tidak benarnya keputusan itu. Tapi keputusan itu harus di iringi dengan keyakinan untuk menjalani hasil keputusan tersebut.

kputusan yang kita ambil tanpa ada keyaknan kita untuk menggapai kesuksesan. sama saja tidak ada pengaruhnya atas keputusan itu dan biasanya akan mudah luntur semangat yang akan kita cita-citakan.

Sebaliknya kpeutusan yang kita ambil dan diirngi dengan keyakinan untuk menjalankannya maka dijamin semangat itu tak akan pernah pudar.walau banyaknya hambatan .

Barang kali kita tidak menyadarinya, sesungguhnya keyakinan itu tidak terlepas dari prasangka seorang manusia dalam menjalani hidupnya.karena dari keyakinanlah akan berbuah prasangka..dan ALLAH sesuai dengan prasangka hamba-hambanya..

Siapa yang yakin bisa maka prasangkanya akan selalu yakin bisa..dan ALLAH pun sama dengan prasangkanya untuk bisa,..luar biasa bukan!!

Dan satu hal pula,dengan keyakinan bisa melandasi adanya kemauan untuk bisa.

“Perbedaan antara orang yang sukses dan orang yang gagal bukanlah karena kurang kekuatan, bukan pula karena kurang pengetahuan, tetapi lebih sering karena kurang kemauan

Salam Sukses !!!

Oh Ibu….Andai Saja aku tau..

Alkisah ada seorang pemuda yang sukses,gagah, tampan, dan memiliki segalanya. pemuda ini merasa dirinyalah yang bekerja keras sehinga dapat merasakan kesuksesannya itu. Dengan kesuksesannya pemuda ini selalu berpenampilan layaknya eksmud-eksekutif muda- bila berkumpul dengan rekan-rekannya. Shoping, tour sudah menjadi hal kesehariannya, bahkan bisa disekelilingin bayak wanita yang tertarik karena kekayaan dan ketampanannya itu.

Namun, setiap kali ditanya oleh rekannya mengenai ibu nya, selalu tidak menjawab pertanyaan itu, bahkan tidk digubrisnya. Entah apa yg dipikirkan, seolah ada yang ditutupi. Pemuda ini sadar betul, bahwa sampai saat ini ibunya ada dan berada dirumah. Tapi rasanya malu untuk mengatakannya disebabkan ibunya mengalami cacat mata-buta-..

Dirumah pun pemuda ini hanya menjadikan rumah sebagai tempat tidurnya saja, padahal ada yang seharusnya dikerjakan sebagai bukti berbuat bakti kepada sang ibu.pulang malam, brangkat pagi, tanpa sedikit pun menengok keadaan sang ibu yang hanya berbaring ditempat tidur tidak pernah dilakukan.ya,hampir kesehariannya sibuk dengan kerjaan dan kumpul dengan rekan-rekan perkerjaannya.

….

Hanya terbujur lemas ditempat tidur, sudah dirasakan hampir 10 tahun oleh ibu dari pemuda ini. Hanya seorang adik yang mengurusinya dengan ikhlas dan senang hati, bahkan dari makan,mandi, dan buang hajat haya seorang adik yang melayaninya.

Satu cerita sang ibu ingin sekali mendengar suara anaknya yang sudah lama tak didengarnya sejak lulus SMA dan dibangku kuliah. Rindu setengah mati ditampakkannya dengan nada lirih selalu memanggil-manggil nama pemuda ini.

Tak ada satu pun dari setiap lirihannya menggentarkan hati sang anak untuk bergerak menghampiri sang ibu. Pemuda ini slalu merasa tak ada waktu tuk melayani ibunya.

Sang adik kemudian dengan beraninya menegor sang abang.

Bang, ibu butuh perhatian abang..abang nanti cepat pulang ya,trus abang kekamar ibu

Jwb sang abang . “Dik, abangkan sibuk.tidak sempat untuk melayani ibu..lagipula itu bukan pekerjaan abang. Abang mencari uang untuk biaya kehidupan kalian.”

“tapi kan bang, ibu ingin diperhatikan abang,kapan abang bisa menyuapi ibu lagi, kapan abang bisa ajak ngobrol lagi seperti masa dulu sebelum abang berhasil seperti sekarang ini” ”.selak sang adik..

Jwab abang “itukan dulu dik, sekarang abang harus bisa merasakan kesuksesan yang selam ini abang raih, abang tidak puya waktu untuk bersama ibu, apalgi melayaninya

“kalo begitu, kemana abang yang dulu, yang bisa memberikan senyuman kepada ibu, abang tidak boleh untuk tidak peduli sama ibu,. Abang tidak maukan dicap sebagai anak durhaka oleh Allah nanti. Apa abang sekarang memang sudah jadi anak yang durhaka kpada orang tuanya” Sambut adik.

Dengan kesal sang abang memukul dan memarahinya seharusnya kamu ngerti dong dik, abang ga bisa ngurusin orang tua itu lagi, abang ga ada waktu untuk itu..abang malu jika ditanya keberadaan ibu, abang tidak ingin rekan-rekan abang tau kalo ibu abang hanyalah seorang ibu yang cacat mata(buta.red). Harga diri abang

Dimana nanti…kamu ngerti kan!!”

Kemudian sang adik tak kuasa membendung tangis krna keamarahan abangnya, entah apa yang dirasuki oleh sang kakak yang dulunya baik tapi dengan kesuksesannya lupa diri akan ibu yang dulu merawatnya.

Sang adik kemudian kembali berani tuk mengatakan prihal kenapa ibu bisa buta kepada sang abang

abang, taukah abang..(dengan isak tangis)...Dulu saat ibu mengandung abang, betapa senangnya hati ibu. Karena anak pertamanya yang ditunggu-tunggu akan segera lahir kedunia ini. Yang akan bisa menemani dikala ibu senang, sedih,susah dan bahkan bisa membuat ibu tersenyum. Saat itu harapan ibu hanya abang lahir dengan selamat ke duina ini..

Tapi apa yang didapat bang..saat abang lahir, abang divonis menagalami kebutaan total.saat itu juga bagaimana hati seorang ibu mendengar buah hatinya yang ditunggu 5 tahun ternyata didapati mengalami kebutaan total..apakah abang bisa merasakan itu.bagaimana hancurnya hati ibu..

Tapi ibu tetap tegar, dirawatnya abang sampai abang berusia 6 tahun.

Saat itu ibu berfikir, abang sedikit lagi akan masuk sekolah tapi dalam keadaan buta, ibu tidak ingin abang menderita dengan kebutaan abang saat itu, bagaimana perasaan abang tidak bisa melihat jika sekolah nant, bagaimana masa depan abang jika buta nanti.

Hanya ada satu yang ada di benak ibu,,ibu tidak ingin anak kesayangannya menderita semuar hidup..

Akhirnya ibu memutuskan untuk mendonorkan bola mata ibu untuk abang..anak satun-satunya kesayangan ibu…sekarang abang bisa melihat, bisa merasakn indahnya dunia ini, bisa berbuat semaunya karena abang sudah bisa melihat..bagaiman keadaan ibu saat ini …sudah hampir 20 tahun ibu tidak bisa melihat, tidak menimati indahnya dunia..ditambah 10 tahun ibu sakit struk..apakah abang memikirkan keadaan ibu saat ini….”sambil menangis sang adik menyampaikan itu,

Kemudian air mata pemuda ini mengalir layaknya seorang yang menyadari betapa besarnya dosa ini, menangis sejadi-jadinya karena apa yang diceritakn sang adik baru diketahuinya selama ini. Dengan secepat kilat pemuda ini masuk kamar dan langsung memeluk sang ibu yang sekian lamanya sudah tdk pernah ditengok bahkan ditegur,apalgi untuk melayaninya..

Diciuminya pipi sang ibu, bahkan kedua kakinyapun tak luput tuk diciuminya pula..pemuda ini pun minta maav pada sang ibu dan berjanji akan melayaninya apapun yang diinginkan sang ibu kelak.

Waktu pun berlalu , kehidupan pemuda ini brubah seratus delapan puluh derajat. Yang dulunya senang untuk kumpul dengan rekan-rekanya hnya utk shopping, tour bahkan clubbing sudah ditinggalkannya. Kesehariannya hanya untuk mengurus ibu dan ibu.

Pemuda ini merasakan betapa besar penderitaan yang di alami ibunya , air mata tak pernah tdak untuk menetes saat harus menyuapi, membersihkan, dan bercerita. Hari-harinya depenuhi dengan kasih sayang dan penuh cinta.

Begitulah sang pemuda yang menyadari betapa pentingnya pengorbanan-pengorbanan yang sudah diberkian olehnya.

Hikmah,

Saudaraku sekalian, tak ada di dunia ini manusia yang paling berharga selain dari ibu kita.bila kita ingat masah kecil kita, banyak sekali kita menyusahkannya.

Banyak sekali ,pengorbanannya yg diberikan kepada kita, tanpa lelah dan tanpa pamrih.

Sedikit saja bila kita ingat begitubanyak yang sduah diberikan oleh ibu kita, tak bisa kita gantikan sebesar gunungpun…Itulah sang ibu..

Jangan selalu meremehkan orang lain disekitar kita. Barang kali dulu orang itu pernah berjasa untuk kita, tapi ketidak tahuan kita membuat kita tak pernah memberikan penghargaan sdikitpun.

Berusahalah untuk menghargai orang lain baik yang sudah kita kenal ataupun baru dikenal. Karena suatu saat nanti orang itu bisa jadi orang yang pertama untuk membantu kita dalam hal apapun.

SALAM SEMANGAT!!!.


oleh ;Ahmad Ridho